Pengertian Bank Sampah
Bank Sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat Pengepul sampah. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Bank Sampah berdiri karena adanya keprihatinan masyarakat akan lingkungan hidup yang semakin lama semakin dipenuhi dengan sampah baik organik maupun anorganik. Sampah yang semakin banyak tentu akan menimbulkan banyak masalah, sehingga memerlukan pengolahan seperti membuat sampah menjadi bahan yang berguna. Pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah ini diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menangani sampah dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Tujuan Bank Sampah
Tujuan utama pendirian bank sampah adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah dan tujuan bank sampah selanjutnya adalah untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih. Bank sampah juga didirikan untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dalam masyarakat, misalnya untuk kerajinan dan pupuk yang memiliki nilai ekonomis. Bank sampah memiliki beberapa manfaat bagi manusia dan lingkungan hidup, seperti membuat lingkungan lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi Barang Ekonomis.
Manfaat bank sampah untuk masyarakat adalah dapat menambah penghasilan masyarakat karena saat mereka menukarkan sampah mereka akan mendapatkan imbalan berupa uang yang dikumpulkan dalam rekening yang mereka miliki. Masyarakat dapat sewaktu-waktu mengambil uang pada tabungannya saat tabungannya sudah terkumpul banyak. Imbalan yang diberikan kepada penabung tidak hanya berupa uang, tetapi ada pula yang berupa bahan makanan pokok seperti gula, sabun, minyak dan beras. Bank sampah juga bermanfaat bagi siswa yang kurang beruntung dalam hal finansial, beberapa sekolah telah menerapkan pembayaran uang sekolah menggunakan sampah.
Manfaat Bank Sampah
Bank sampah memiliki beberapa manfaat bagi manusia dan lingkungan hidup, seperti membuat lingkungan lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi Barang Ekonomis. Manfaat bank sampah untuk masyarakat adalah dapat menambah penghasilan masyarakat karena saat mereka menukarkan sampah mereka akan mendapatkan imbalan berupa uang yang dikumpulkan dalam rekening yang mereka miliki. Masyarakat dapat sewaktu-waktu mengambil uang pada tabungannya saat tabungannya sudah terkumpul banyak. Imbalan yang diberikan kepada penabung tidak hanya berupa uang, tetapi ada pula yang berupa bahan makanan pokok seperti gula, sabun, minyak dan beras. Bank sampah juga bermanfaat bagi siswa yang kurang beruntung dalam hal finansial, beberapa sekolah telah menerapkan pembayaran uang sekolah menggunakan sampah.
Bank sampah memiliki beberapa manfaat bagi manusia dan lingkungan hidup, seperti membuat lingkungan lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi Barang Ekonomis. Manfaat bank sampah untuk masyarakat adalah dapat menambah penghasilan masyarakat karena saat mereka menukarkan sampah mereka akan mendapatkan imbalan berupa uang yang dikumpulkan dalam rekening yang mereka miliki. Masyarakat dapat sewaktu-waktu mengambil uang pada tabungannya saat tabungannya sudah terkumpul banyak. Imbalan yang diberikan kepada penabung tidak hanya berupa uang, tetapi ada pula yang berupa bahan makanan pokok seperti gula, sabun, minyak dan beras. Bank sampah juga bermanfaat bagi siswa yang kurang beruntung dalam hal finansial, beberapa sekolah telah menerapkan pembayaran uang sekolah menggunakan sampah.
Alur Kerja Bank Sampah
Alur kerja Bank Sampah melibatkan beberapa tahapan yang saling berkaitan. Berikut adalah alur kerja Bank Sampah
1. Nasabah datang dan registrasi oleh petugas
Setiap anggota yang akan menyetorkan sampah wajib mengisi daftar hadir yang menjadi tanda bahwa anggota tersebut telah menyetorkan sampahnya. Setelah anggota sudah mengisi daftar hadir, anggota tersebut harus memperlihatkan sampah yang disetorkannya kepada petugas bank sampah tersebut.
2. Memilah sampah yang disetor
Jika anggota yang menyetorkan sampahnya belum memilah sampah tersebut petugas harus memilah sampahnya sesuai dengan jenis sampah tersebut. Misalnya saja mencampurkan sampah plastik dengan plastik lainnya. Sebaiknya petugas juga memberikan instruksi kepada anggota sebelum disetorkan ke bank sampah harus dipilah terlebih dahulu.
3. Tabungan di cek lalu ditimbang
Sampah yang disetorkan harus ditimbang oleh petugas sesuai dengan jenisnya. Hal ini berguna untuk menghitung berat sampah berdasarkan jenisnya dengan akurat sebab harganya pun berbeda. Setelah ditimbang hasilnya akan dicatat oleh petugas di dalam catatan kecil kemudian diserahkan kepada anggota.
4. Petugas menulis jumlah tabungan di buku nasabah menurut jenis dan harganya
Anggota yang sudah mendapatkan catatan harus menyetorkannya pada petugas khusus tabungan. Pencatatannya di dalam buku induk bank sampah.
5. Sampah yang ditampung dijual ke pengepul
Sampah yang sudah disetorkan oleh anggota akan dimasukkan ke dalam wadah besar barulah kemudian jika sudah banyak akan diambil oleh pengepul untuk dijadikan sebagai berbagai macam barang daur ulang sampah yang menarik dan unik.
6. Tim kreatif berinovasi membuat kerajinan daur ulang
Sampah yang bisa dibuat untuk kerajinan akan dibuat kerajinan oleh tim kreatif.
Cara Mendirikan Bank Sampah
Cara mendirikan bank sampah dapat dilakukan melalui 8 langkah sebagai berikut
Langkah 1 Siapkan calon anggota yang punya visi misi yang sama dalam membenahi lingkungan.
Langkah 2 Bentuklah struktur organisasi.
Langkah 3 Tentukan nama bank sampah.
Langkah 4 Tentukan hari penimbangan.
Langkah 5 Tentukan lokasi penimbangan.
Langkah 6 Siapkan timbangan dan pembukuan
Langkah 7 Izin pemerinta setempat dan buatlah Surat Keputusan Bank Sampah
Langkah 8 Sosialisasi Bank Sampah ke masyarakat.
Struktur Organisasi Bank Sampah
Cara mendirikan bank sampah dapat dilakukan melalui 8 langkah sebagai berikut
Ketua
Bertugas untuk mengadakan hubungan keluar dan menjaga hubungan di dalam, mengawasi alur kerja bank sampah dan menerima tamu.
Sekretaris
Membuat broadcast, surat menyurat dan bertanggung jawab atas tugas administrasi.
Bendahara
Membuat semua laporan terkait keuangan.
Checker dan Penimbang
Mengecek tabungan yang dibawa nasabah sebelum ditimbang, jangan sampai ada hal-hal yang mempengaruhi timbangan secara tidak proporsional.
Sortir
Mengklasifikasikan sampah yang ditabung nasabah agar mempunyai nilai jual lebih tinggi.
Penjual/Marketing
Menghubungi pengepul, membuat nota penjualan untuk pengepul, dan membuat rekap Kg dan Rp penjualan.
Kreatif
Berinovasi dan membuat kerajinan daur ulang.

.png)
.png)
.png)
.png)